Catatan 29 Tahun Lalu yang Kini Harus Diulangi Madrid untuk Lolos


Catatan 29 Tahun Lalu yang Kini Harus Diulangi Madrid untuk Lolos

GOSPOT-  Real Madrid kalah 0-2 ketika dijamu Wolfsburg di leg I perempatfinal Liga Champions. Untuk lolos, Madrid harus melakukan sesuatu yang kali terakhir mereka lakukan nyaris tiga dekade lalu.

Madrid pulang dari Volkswagen Arena, Kamis (7/4/2016) dinihari WIB, tanpa kuasa membalas gol Wolfsburg yang dicetak oleh Ricardo Rodriguez (penalti) di menit ke-18 dan Maximilian Arnold tujuh menit kemudian.

Menurut catatan Opta, dalam sejarah Madrid baru kali ini mereka sudah kebobolan dua gol dalam 25 menit pertama sebuah partai Liga Champions di fase knock-out.

Untuk bisa lolos ke babak empat besar maka Madrid tentu harus bisa membalikkan ketinggalan defisit dua gol tersebut ketika gantian menjamu Die Wolfe di Santiago Bernabeu pada tengah pekan depan.

Bukan perkara mudah mengingat catatan Opta lain menyatakan bahwa Madrid sudah tersingkir dalam delapan kesempatan di fase knock-out Liga Champions usai kalah di leg I. El Real bahkan belum pernah bisa membalikkan defisit dua gol dari leg I di ajang Liga Champions.

Pun demikian, Madrid tak bisa dicoret begitu saja. Pada 29 tahun lalu, ketika Liga Champions masih bernama Piala Champions, El Real pernah membalikkan defisit dua gol dari lawannya untuk menembus babak semifinal.

Ketika itu Madrid kalah 2-4 di markas Red Star Belgrade pada partai leg I. Di leg II Madrid membalas dengan kemenangan 2-0 berkat gol-gol dari Emilio Butragueño dan Manuel Sanchís Hontiyuelo untuk lolos dengan keuntungan bikin gol tandang. BBC menyebut itulah kali terakhir Madrid mampu membalikkan defisit dua gol di kompetisi antarklub Eropa.
Sumber: DetikSport (krs/din)

0 Response to "Catatan 29 Tahun Lalu yang Kini Harus Diulangi Madrid untuk Lolos"

Posting Komentar